Sosok Joko Menthek, Pawang Hujan Yang Menjaga Cuaca Saat Kampanye Terbuka Prabowo-Gibran di Semarang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Seorang pria paruh baya nampak mengamati langit.

Riuhnya ribuan orang dalam kampanye Prabowo-Gibran di Simpang Lima Kota Semarang pun tak digubris.

Pria berkaos hitam itu terlihat serius memandang awan mendung yang berarakan.

Baca juga: 1.535 Personel Gabungan Dikerahkan Untuk Pengamanan Kampanye Terbuka Prabowo-Gibran di Semarang

Pria paruh baya itu adalah Santoso Joko Purnomo yang beken disapa Joko Menthek.

Pria 62 tahun itu merupakan pawang hujan yang tengah menjalankan tugasnya.

Satu tugas Joko Menthek yaitu mengalihkan cuacanya, agar di lokasi acara kampanye Prabowo-Gibran tak diguyur hujan.

Saat ditemui Tribunjateng.com, Joko Menthek berujar bekerja dari pagi hingga sore hari.

“Dari pukul 8.00 WIB hingga 17.00 WIB tak boleh hujan, dan itu tugas saya,” terangnya, Minggu (28/1/2024).

Ia mengaku, seharusnya Kota Semarang diguyur hujan Sedati pagi.

Namun awan hujan ia alihkan ke sekitar Kota Semarang.

“Kalau mendung ya biasa, yang penting hujan tidak turun,” ujarnya.

Saat bekerja, Joko Menthek tak menggelar ritual apapun.

Ia mengatakan, memamg terbiasa tanpa melakukan ritual.

Di tahun politik, Joko Menthek mangaku mendapat banyak tawaran untuk mengalihkan cuaca.

“Tim dari Paslon lain juga meminta saya untuk mengalihkan cuaca dalam acara kampanye beberapa hari ke depan,” terangnya.

Baca juga: Sindir Lawan Saat Kampanye di Semarang, Prabowo: Sory Ye! Saya Bukan Orang Yang Suka Ngomong Bulet

Menyoal imbalan, Joko Menthek menuturkan biasanya dibayar Rp 1,5 juta.

Namun tim Prabowo-Gibran membayarnya Rp 6 juta untuk mengalihkan cuaca.

“Sebenarnya saya tidak mematok nominal, tim Prabowo-Gibran yang menentukan nominalnya,” tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *